Dalam dunia industri modern, proses pengangkatan beban berat tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Setiap aktivitas lifting baik di pabrik, gudang, proyek konstruksi, hingga pelabuhan memerlukan sistem yang aman, terukur, dan sesuai standar keselamatan kerja.
Di sinilah peran lifting gear menjadi krusial. Lifting gear bukan sekadar pelengkap alat berat, melainkan bagian penting yang secara langsung bersentuhan dengan beban. Kesalahan dalam memilih atau menggunakan lifting gear dapat berdampak serius, mulai dari kerusakan material hingga kecelakaan kerja.
Sebagai perusahaan manufaktur webbing yang telah berdiri sejak 1987, PT Bintang Surya Sejati Sukses (BSS) memahami bahwa sistem pengangkatan yang aman selalu bergantung pada kualitas lifting gear yang digunakan. Artikel ini membahas secara mendalam apa itu lifting gear, jenis-jenisnya, serta perannya dalam mendukung operasional industri.
Apa itu Lifting Gear?
Lifting gear adalah sekumpulan alat bantu yang digunakan untuk mengikat, menopang, menghubungkan, atau menstabilkan beban saat proses pengangkatan berlangsung. Lifting gear bekerja bersama alat angkat utama seperti crane, hoist, atau forklift.
Berbeda dengan alat angkat utama yang berfungsi menghasilkan tenaga angkat, lifting gear bertanggung jawab memastikan beban terangkat dengan aman dan seimbang. Artinya, lifting gear menanggung risiko langsung jika terjadi kesalahan spesifikasi atau penggunaan.
Dalam praktik industri, lifting gear sering disebut juga sebagai bagian dari rigging system, karena berperan penting dalam proses pengikatan dan distribusi beban.
Peran Lifting Gear dalam Sistem Pengangkatan Beban
Lifting gear berfungsi sebagai penghubung antara alat angkat dan beban. Tanpa lifting gear yang tepat, alat berat dengan kapasitas besar sekalipun tidak dapat bekerja secara aman.
Selain mengikat beban, lifting gear juga membantu mendistribusikan beban secara merata, sehingga mencegah titik tekan berlebih yang dapat merusak material atau menyebabkan kegagalan angkat.
Di banyak kasus kecelakaan industri, masalah bukan terletak pada crane atau hoist, melainkan pada lifting gear yang tidak sesuai kapasitas, material, atau kondisi kerja. Hal ini menegaskan pentingnya pemilihan lifting gear yang tepat.
Jenis-Jenis Lifting Gear yang Umum Digunakan
Berikut adalah jenis lifting gear yang paling umum digunakan dalam berbagai sektor industri, masing-masing dengan fungsi dan karakteristik yang berbeda.
1. Sling (Webbing Sling, Round Sling, Wire Rope Sling)
Sling adalah lifting gear yang paling sering digunakan untuk mengangkat dan menahan beban. Fungsinya sebagai pengikat utama antara beban dan alat angkat.
Webbing sling dan round sling berbahan tekstil menawarkan fleksibilitas dan perlindungan permukaan beban, sementara wire rope sling unggul untuk lingkungan ekstrem dan beban sangat berat.
Pemilihan jenis sling harus disesuaikan dengan berat beban, bentuk material, serta kondisi lingkungan kerja.
2. Shackle
Shackle berfungsi sebagai penghubung mekanis antara sling, hook, dan lifting point. Komponen ini terlihat sederhana, tetapi memiliki peran vital dalam menjaga integritas sistem angkat.
Shackle tersedia dalam berbagai bentuk dan kapasitas, dan harus dipilih sesuai beban kerja yang ditangani. Kesalahan memilih shackle dapat menyebabkan kegagalan sambungan.
Dalam sistem lifting, shackle sering menjadi titik kritis karena menanggung beban tarik secara langsung.
3. Hook & Lifting Attachment
Hook digunakan untuk menggantung sling atau lifting gear lainnya ke alat angkat. Beberapa hook dilengkapi dengan pengaman untuk mencegah sling terlepas saat beban bergerak.
Lifting attachment dirancang khusus untuk jenis beban tertentu, seperti coil, pipa, atau material berbentuk tidak standar.
Penggunaan hook tanpa pengaman atau attachment yang tidak sesuai meningkatkan risiko kecelakaan saat lifting.
4. Lifting Clamp
Lifting clamp digunakan untuk mengangkat material keras seperti plat baja, besi, atau komponen logam. Clamp bekerja dengan sistem penjepit yang mengunci beban secara mekanis.
Alat ini umum digunakan di industri baja, manufaktur logam, dan galangan kapal. Namun, clamp memiliki batasan penggunaan dan tidak cocok untuk semua jenis material.
Pemilihan clamp harus mempertimbangkan ketebalan, berat, dan posisi pengangkatan beban.
5. Spreaders & Lifting Beam
Spreader dan lifting beam digunakan untuk mengangkat beban panjang atau lebar agar distribusi beban tetap seimbang.
Dengan alat ini, gaya tarik pada sling dapat dikurangi, sehingga meningkatkan stabilitas dan keselamatan pengangkatan.
Spreader banyak digunakan di industri konstruksi, manufaktur besar, dan logistik berat.
Material Lifting Gear dan Pengaruhnya terhadap Keselamatan
Material lifting gear sangat memengaruhi performa dan tingkat keselamatan. Material logam seperti baja menawarkan kekuatan tinggi, tetapi berat dan berpotensi merusak permukaan beban.
Sebaliknya, lifting gear berbahan tekstil seperti polyester atau nylon lebih ringan dan fleksibel, serta aman untuk beban dengan permukaan sensitif.
Sebagai produsen webbing, BSS fokus pada pengembangan material tekstil yang dirancang untuk memberikan kombinasi kekuatan, fleksibilitas, dan keamanan dalam sistem lifting modern.
Standar Keselamatan & Sertifikasi Lifting Gear
Lifting gear wajib memenuhi standar keselamatan tertentu agar layak digunakan di lingkungan industri. Standar ini mengatur kapasitas beban, metode pengujian, hingga informasi yang harus tercantum pada label produk.
Sertifikasi menjadi jaminan bahwa lifting gear telah diuji dan diproduksi sesuai ketentuan keselamatan yang berlaku.
Bagi industri, penggunaan lifting gear bersertifikat bukan hanya soal kepatuhan regulasi, tetapi juga investasi jangka panjang dalam keselamatan kerja.
Kesalahan Umum dalam Penggunaan Lifting Gear
Kesalahan paling umum adalah menggunakan lifting gear dengan kapasitas di bawah beban kerja. Hal ini sering terjadi karena kurangnya pemahaman teknis di lapangan.
Kesalahan lain meliputi penggunaan lifting gear yang sudah aus, tidak dilakukan inspeksi rutin, atau digunakan di lingkungan yang tidak sesuai dengan spesifikasi material.
BSS selalu menekankan pentingnya edukasi pengguna agar lifting gear digunakan sesuai fungsi dan batas kemampuannya.
Bagaimana BSS Mendukung Kebutuhan Lifting Gear Industri
Sebagai perusahaan yang berdiri sejak 1987, PT Bintang Surya Sejati Sukses (BSS) berpengalaman dalam memproduksi webbing dan komponen pendukung untuk sistem lifting industri.
BSS mendukung berbagai sektor industri dengan solusi webbing yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengangkatan beban secara aman dan efisien.
Dengan jangkauan nasional dan internasional, BSS siap menjadi mitra industri dalam menyediakan lifting gear berbasis webbing yang andal, konsisten, dan sesuai standar keselamatan.
Baca Juga : Pabrik Webbing di Indonesia dengan Kualitas Terbaik

